BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Tuesday, October 5, 2010

semantik

Makna

A.      Makna Leksikal dan Makna Gramatikal
Makna leksikal ialah makna kata secara lepas, tanpa kaitan dengan kata yang lainnya dalam sebuah struktur (frase klausa atau kalimat).
Contoh:
rumah                    : bangunan untuk tempat tinggal manusia
makan                    : mengunyah dan menelan sesuatu
makanan               : segala sesuatu yang boleh dimakan
Makna leksikal kata-kata tersebut dimuat dalam kamus. Makna gramatikal (struktur) ialah makna baru yang timbul akibat terjadinya proses gramatikal (pengimbuhan, pengulangan, pemajemukan).
Contoh:
berumah                                : mempunyai rumah
rumah-rumah       : banyak rumah
rumah makan       : rumah tempat makan
rumah ayah          : rumah milik ayah

B.      Makna Denotasi dan Konotasi
Makna denotatif (referensial) ialah makna yang menunjukkan langsung pada acuan atau makna dasarnya.
Contoh:
merah                    : warna seperti warna darah.
ular                         : binatang menjalar, tidak berkaki, kulitnya bersisik.
Makna konotatif (evaluasi) ialah makna tambahan terhadap makna dasarnya yang berupa nilai rasa atau gambar tertentu.
Contoh:
Makna dasar                                        Makna tambahan
(denotasi)                                             (konotasi)
merah    : warna   ……………………….    berani; dilarang
ular         : binatang ……………………..menakutkan/ berbahaya
Makna dasar beberapa kata misalnya: buruh, pekerjaan, pegawai, dan karyawan, memang sama, yaitu orang yang bekerja, tetapi nilai rasanya berbeda. Kata buruh dan pekerja bernilai rasa rendah/ kasar, sedangkan pegawai dan karyawan bernilai rasa tinggi.
Konotasi dapat dibedakan atas dua macam, yaitu konotasi positif dan konotasi negatif.
Contoh:
Konotasi positif                                   Konotasi negatif
suami istri                                              laki bini
tunanetra                                               buta
pria                                                         laki-laki
Kata-kata yang bermakna denotatif tepat digunakan dalam karya ilmiah, sedangkan kata-kata yang bermakna konotatif wajar digunakan dalam karya sastra.

C.      Hubungan Makna
1.       Sinonim
Sinonim ialah dua kata atau lebih yang memiliki makna yang sama atau hampir sama.
Contoh:
a.       yang sama maknanya
sudah  -  telah
sebab  -  karena
amat    -  sangat
b.       yang hampir sama maknanya
untuk – bagi – buat – guna
cinta – kasih – sayang
melihat – mengerling – menatap – menengok
2.       Antonim
Antonim ialah kata-kata yang berlawanan maknanya/ oposisi.
Contoh:
besar      ><  kecil
ibu          ><  bapak
bertanya                >< menjawab
3.       Homonim
Homonim ialah dua kata atau lebih yang ejaannya sama, lafalnya sama, tetapi maknanya berbeda.
Contoh:
bisa I      : racun
bisa II     : dapat
kopi I      : minuman
kopi II     : salinan
4.       Homograf
Homograf adalah dua kata atau lebih yang tulisannya sama, ucapannya berbeda, dan maknanya berbeda.
Contoh:
tahu        :  makanan
tahu        :  paham
teras       :  inti kayu
teras       :  bagian rumah
5.       Homofon
Homofon ialah dua kata atau lebih yang tulisannya berbeda, ucapannya sama, dan maknanya berbeda.
Contoh:
bang dengan bank
masa dengan massa
6.       Polisemi
Polisemi ialah suatu kata yang memilki makna banyak.
Contoh:
a.       Didik jatuh dari sepeda.
b.       Harga tembakau jatuh.
c.        Peringatan HUT RI ke-55 jatuhhari Minggu.
d.       Setiba di rumah dia jatuh sakit.
e.       Dia jatuh dalam ujiannya.
7.       Hiponim
Hiponim ialah kata-kata yang tingkatnya ada di bawah kata yang menjadi superordinatnya/ hipernim (kelas atas).
Contoh:                  Kata bunga merupakan superordinat, sedangkan mawar, melati, anggrek, flamboyan, dan sebagainya merupakan hiponimnya. Hubungan mawar, melati, anggrek, dan flamboyan disebut kohiponim.

D.      Makna Idiomatis
Idiom ialah ungkapan bahasa berupa gabungan kata (frase) yang maknanya sudah menyatu dan tidak dapat ditafsirkan dengan unsur makna yang membentuknya.
Contoh:
                    (1) selaras dengan              (2) membanting tulang
      insaf akan                              bertekuk lutut
      berbicara tentang                 mengadu domba
Pada contoh (1) terlihat bahwa kata tugas dengan, akan, tentang, dengan kata-kata yang digabungkannya merupakan ungkapan tetap. Jadi, tidak tepat jika diubah atau digantikan, misalnya menjadi:
                                selaras tentang
insaf dengan
berbicara akan
Demikian pula contoh (2), idiom-idiom tersebut tidak dapat diubah misalnya menjadi:
membanting kulit
bertekuk paha
mengadu kambing

E.       Perubahan Makna
1.       Perluasan Makna (generalisasi)
Perluasan makna ialah perubahan makna dari yang lebih khusus atau sempit ke yang lebih umum atau luas. Cakupan makna baru tersebut lebih luas daripada makna lama.
Contoh:
makna lama                                          makna baru
bapak: orang tua laki-laki                  semua orang laki-laki yang lebih tua atau berkedudukan lebih tinggi.
saudara: anak yang sekandung       semua orang yang sama umur/ derajat.

2.       Penyempitan Makna (Spesialisasi)
Penyempitan makna ialah perubahan makna dari yang lebih umum/ luas ke yang lebih khusus/ sempit. Cakupan baru/ sekarang lebih sempit daripada makna lama (semula).
Contoh:
makna lama:                                                        makna baru:
sarjana                  : cendikiawan       .              lulusan perguruan tinggi
pendeta                 : orang yang berilmu           guru Kristen
madrasah              : sekolah                               sekolah agama Islam

3.       Peninggian Makna (ameliorasi)
Peninggian makna ialah perubahan makna yang mengakibatkan makna yang baru dirasakan lebih tingg/ hormat/ halus/ baik nilainya daripada makna lama.
Contoh:
makna lama:                                                        makna baru:
bung       : panggilan kepada orang laki-laki  panggilan kepada pemimpin
putra       : anak laki-laki                                     lebih tinggi daripada anak

4.       Penurunan Makna (Peyorasi)
Penurunan makna ialah perubahan makna yang mengakibatkan makna baru dirasakan lebih rendah/ kurang baik/ kurang menyenangkan nilainya daripada makna lama.
Contoh:
makna lama:                                                        makna baru:
bini: perempuan yang sudah dinikahi             lebih rendah daripada istri/ nyonya
bunting: mengandung                                        lebih rendah dari kata hamil

5.        Persamaan (asosiasi)
Asosiasi ialah perubahan makna yang terjadi akibat persamaan sifat antara makna lama dan makna baru.
Contoh:
makna lama:                                         makna baru:
amplop  : sampul surat                       uang sogok
bunga    : kembang                             gadis cantik
Mencatut: mencabut dengan catut   menarik keuntungan

6.       Pertukaran (sinestesia)
Sinestesia ialah perubahan makna akibat pertukaran tanggapan dua indera yang berbeda dari indera penglihatan ke indera pendengar, dari indera perasa ke indera pendengar, dan sebagainya.
Contoh:
suaranya terang sekali       (pendengaran penglihatan)
rupanya manis                     (penglihat perasa)
namanya harum                  (pendengar pencium)

F.       Kata Umum dan Kata Khusus
Kata umum ialah kata yang luas ruang lingkupnya dan dapat mencakup banyak hal, sedangkan kata khusus ialah kata yang sempit/ terbatas ruang lingkupnya.
Contoh:
Umum        :   Darta menggendong adiknya sambilmembawa buku dan sepatu.
Khusus      :   Darta menggendong adiknya sambilmengapit buku dan sepatu.
Umum        :   Bel berbunyi panjang tanda pelajaran habis.
Khusus      :   Bel berdering panjang tanda pelajaran habis.


Bahana letak komputer riba atas paha



Pengguna-pengguna yang suka meletakkan komputer riba di atas paha mungkin perlu memikirkan semula tabiat itu kerana ia boleh mengakibatkan sindrom kulit terbakar, menurut sebuah kumpulan penyelidik dari Switzerland dalam satu artikel yang disiarkan oleh jurnal Pediatrics semalam.
Sindrom itu menyebabkan warna kulit tidak sekata dan berbintik-bintik ekoran terdedah pada bahang panas dalam tempoh yang lama.
Dalam satu kes terbaru, seorang budak lelaki berusia 12 tahun mengalami simptom tersebut di paha kiri selepas dia bermain permainan video beberapa jam sehari dalam tempoh beberapa bulan.
Kes lain turut melibatkan seorang pelajar jurusan undang-undang dari Virginia, Amerika Syarikat (AS) yang terpaksa mendapatkan rawatan setelah kakinya mengalami masalah sama.
Dr. Kimberley Salkey yang merawat pelajar tersebut terkejut apabila mengetahui dia menyiapkan tugasan dengan menggunakan komputer riba yang diletakkan di atas pahanya selama enam jam sehari.
Suhu di bahagian bawah komputer itu boleh mencecah 52 darjah Celsius.
Ia merupakan salah satu daripada sepuluh kes berkaitan komputer riba yang dilaporkan dalam jurnal-jurnal perubatan sejak 2007.
Walaupun secara umumnya tidak berbahaya, ia bagaimanapun boleh mengakibatkan kulit menjadi gelap secara kekal.
Menurut Dr. Andreas Arnold dan Peter Itin dari Hospital Universiti Basel, kerosakan kulit itu boleh menyebabkan kanser kulit.
Sebelum ini, sindrom itu berlaku dalam kalangan pekerja yang terpaksa berada dekat dengan haba panas seperti pembuat roti dan peniup kaca.

Wajib turun padang bantu masyarakat


Wajib turun padang bantu masyarakat


Kira-kira 50,000 pensyarah institusi pengajian tinggi (IPT) di seluruh Malaysia kini dinilai melalui penglibatan dalam program kemasyarakatan sebagai salah satu indikator baru bagi menyokong kenaikan pangkat oleh Kementerian Pengajian Tinggi.
Menterinya, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, penetapan itu penting bagi memastikan kesemua IPT itu kekal relevan sebagai gedung ilmu yang menyumbang kepada pembangunan masyarakat dan negara.
Program kemasyarakatan itu termasuk aktiviti-aktiviti yang dianjurkan oleh kerajaan, IPT, pelajar dan badan-badan korporat di negara ini.
“IPT merupakan landasan terbaik untuk memajukan masyarakat kerana ia adalah tempat percambahan idea dan bukan sekadar melahirkan cerdik pandai semata-mata.
“Program yang dilakukan ini boleh dibangunkan pula oleh pihak industri atau swasta sebagai program sosial korporat (CSR) mereka, dan melalui inilah terjalinnya kerjasama antara ahli akademik dengan industri.
“Kita berada pada era di mana universiti dan komuniti tidak boleh diasingkan, kedua-duanya perlu relevan dan universiti perlu menonjolkan peranannya sebagai tempat rujukan masyarakat,” ujarnya.

Sunday, October 3, 2010




LAPORAN akhbar minggu ini tentang pakar astrofizik Malaysia, Prof. Datuk Dr. Mazlan Othman dicadangkan sebagai individu pertama untuk berkomunikasi dengan makhluk asing sememangnya mencuri perhatian.
Bagaimanapun, Mazlan berkata, tugasan yang didakwa diberikan kepadanya itu sebenarnya tidak wujud.
"Memang menarik menjadi orang pertama berkomunikasi dengan entiti luar, namun saya perlu menafikan kesahihannya," katanya melalui e-mel kepada akhbar The Guardian di London.
Sebelum itu, laman web berita media Australia, www.news.com.au melaporkan Mazlan dilantik oleh Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (PBB) untuk berinteraksi dengan makhluk asing jika kewujudan entiti itu disahkan secara saintifik.
Walaupun berita itu turut disangkal oleh Pejabat Hal Ehwal Angkasa Lepas PBB (UNOOSA): hal ini sekilas menerbitkan kembali tanda soal di minda kita. Wujudkah makhluk asing? Hakikatnya saintis-saintis juga masih menyelongkar jawapannya.
Malapetaka
Apabila berbicara tentang makhluk asing atau hidupan di angkasa lepas, kisah seorang kanak-kanak lelaki Rusia, Boriska Kipriyanovich atau Borischa sangat menarik untuk dikongsi. Kanak-kanak itu mendakwa dirinya berasal dari Marikh, planet yang terletak sekurang-kurangnya 55 juta kilometer dari bumi.
Bukan setakat itu, Borischa juga bertegas masih ada hidupan di Marikh dan mereka terpaksa tinggal di bawah tanah serta bernafas dengan gas berasaskan karbon.
Dilahirkan pada 11 Januari 1996, Borischa membuat dakwaan itu ketika usianya tujuh tahun. Berita tentang Borischa mula berlegar di Rusia pada tahun 2004 apabila media Truth Report Russia melaporkannya.
Dunia semakin mengenali kanak-kanak aneh itu apabila sebuah badan mengkaji misteri, Camelot Project dari Amerika Syarikat menemu bualnya pada tahun 2007 dan videonya dimuat naik di laman Youtube pada awal tahun 2008.
Kini, jika dihitung, kanak-kanak itu sudah berusia 14 tahun.
Borischa bukan tiba-tiba muncul ke bumi dari Marikh sebaliknya dia dilahirkan seperti anak yang lain, daripada rahim ibunya, Nadezhda Kipriyanovich di Zhirinovsk, Volgograd, Rusia.
Borischa mendakwa dia merupakan seorang penduduk Marikh yang berketinggian tujuh meter dalam kehidupan masa lalu.
Bunyinya seperti lucu tetapi teruskan membaca.
Kanak-kanak berwajah menarik itu mula mendedahkan 'pengetahuannya' tentang Marikh ketika menyertai satu ekspedisi di zon anomali, Medvedetskaya Gryada dekat Volgograd.
Di hadapan para peserta ekspedisi yang rata-ratanya orang yang berpengetahuan tinggi dan berfikiran terbuka, dia yang ketika itu berusia tujuh tahun memukau dengan bicaranya tentang tamadun Marikh, bandar-bandar megalitik, kapal angkasa mereka, penerbangan ke planet-planet lain dan tamadun purba Lemuria di bumi seperti dia benar-benar menyaksikannya.
"Boleh anda bayangkan, apabila semua orang duduk mengelilingi kem api, tiba-tiba seorang budak berusia sekitar tujuh tahun meminta semua orang memberi perhatian kepadanya. Ramai orang terkejut tentang dua perkara.
"Pertama, kanak-kanak itu benar-benar berpengetahuan. Daya intelektualnya sangat jauh jika dibandingkan dengan kanak-kanak tipikal.
"Profesor di universiti pun belum tentu mampu bercerita tentang sejarah Lemuria dengan begitu terperinci. Anda takkan menemuinya dalam buku teks sekolah.
"Kedua, kami semua tertawan dengan ucapan budak itu. Bahasa yang digunakan tidak seperti kanak-kanak biasa.
"Pengetahuannya tentang terminologi yang spesifik serta terperinci berkenaan Marikh dan bumi mengagumkan semua orang," kata seorang profesor universiti, Gennady Belimov, antara saintis yang mula-mula melaporkan keluarbiasaan Borischa.
Tamadun Lemuria merujuk kepada tamadun purba yang dipercayai wujud di bumi 800,000 tahun yang lalu.
Kisah Borischa menarik perhatian para saintis Rusia tahun 2004.
Profesor Vladislav Lugovenko lantas menyifatkan kanak-kanak itu sebagai kanak-kanak indigo iaitu yang mempunyai keupayaan mental yang luar biasa.
"Borischa salah satu daripadanya. Kanak-kanak indigo juga seperti mempunyai misi khas untuk mengubah masyarakat bumi," katanya.
Ibu Borischa yang merupakan seorang dermatologis di klinik awam serta bapanya, seorang pegawai bersara juga berasa aneh tentang anak mereka itu.
Nadezhda atau Nadya berkata, dia tidak berasa sakit semasa melahirkan Borischa dan bayi itu merenungnya seperti pandangan seorang dewasa kala ditunjukkan kepadanya.Permainan Huruf
Pada usia satu tahun, Borischa memberinya permainan huruf-huruf dan pada usia setahun setengah dia sudah boleh membaca surat khabar bercetakan besar. Pada usia dua tahun pula dia boleh melukis dan mewarna.
Belum pun umurnya mencecah tiga tahun, Borischa sudah bercerita kepada ibu bapanya tentang alam semesta
"Dia boleh menamakan semua planet dalam sistem suria termasuk satelit-satelitnya. Dia menyimbah saya dengan nama-nama dan bilangan galaksi.
"Pada mulanya, saya berasa takut dan fikir anak saya mungkin hilang akal, tetapi apabila saya periksa apa yang dikatakannya memang benar wujud.
"Saya cari buku-buku berkenaan astronomi dan terkejut apabila mendapati anak saya tahu banyak mengenainya. Tidak ada sesiapa yang mengajarnya.
""Apabila saya bawa anak saya kepada banyak saintis termasuk ufologis, ahli astronomi dan sejarahwan, mereka setuju bahawa adalah mustahil untuk menyatukan semua ini menjadi satu cerita.
"Terma-terma asing dan saintifik yang digunakannya hanya diguna pakai oleh mereka yang pakar dalam bidang sains itu sahaja," tambahnya.
Kebijaksanaan Borischa turut menyulitkannya untuk belajar di sekolah. Selepas interbiu pertama, dia dipindahkan ke gred kedua, tetapi pihak sekolah seperti cuba untuk menyingkirkannya.
Dia dikatakan terus menerus mengganggu pengajaran cikgu dan sering menyatakan yang mereka salah. Kemudian, dia berguru dengan tutor persendirian.
Semasa ditemu bual pada Oktober 2007 oleh Camelot Project, Borischa berusia hampir 12 tahun. Dia ketika itu dikatakan sedang belajar di sebuah sekolah berdekatan Moscow yang dikhaskan untuk kanak-kanak genius.
Sebagai seorang yang meniti usia remaja, penemu bual daripada Camelot Project menyifatkannya sebagai seorang yang mempesona, ceria, malu-malu, peka dan sensitif.
Jurnal cuba untuk menjejaki perkembangan terbaru Borischa di laman Internet, namun gagal mendapatkan sebarang maklumat.
Maklumat terakhir yang diperoleh adalah pada September 2008 apabila Kerry Cassidy daripada Camelot Project yang pernah menemu bualnya meninggalkan mesej di sebuah forum di Internet:
"Borischa berada dalam keadaan yang amat baik dan membesar dengan baik. Dia akan memulakan persekolahan di Moscow dalam masa terdekat dan akan menetap di tempat baru.
"Kami akan lihat sama ada dia mempunyai akses Internet di rumahnya.
"Amat sukar untuk mereka mempunyai Internet di dalam apartmen mereka tetapi ia boleh berubah jika mereka mendapat tempat tinggal yang lebih baik.
"Kami ada menghubunginya beberapa bulan lalu. Dia dan ibunya ketika itu sedang kembali ke kampung halaman mereka untuk mengemas barang bagi perpindahan ke Moscow."
Kanak-kanak ini juga nampaknya bukan seorang yang pandai bercakap tentang sains astronomi tapi juga mempunyai perspektif yang murni tentang kehidupan.
"Anda perlu menjadi seorang yang berbelas kasihan kepada orang lain. Kalau seseorang menyakiti anda, peluklah dia, minta maaf kepadanya dan berlutut kepadanya.
"Jika seseorang itu membenci kamu, sayangi dia dengan sepenuh hatimu dan minta keampunan," ujar Borischa.


DUBAI - Emiriah Arab Bersatu (UAE) kini giat memajukan Pusat Penyelidikan Veterinar (VRC) di Sweihan, Abu Dhabi sebagai sebuah pusat pembiakan baka unta terbaik secara peralihan embrio dan klon bagi tujuan komersial serta sukan yang pertama di dunia.
VRC yang dimiliki oleh dua kerabat diraja UAE, Sheikh Hamdan Zayed Al-Nahayan dan Sheikh Hazza Zayed Al-Nahayan berjaya menjual sebanyak 15 ekor unta lumba terkenal spesies Jabbar dengan harga AS$560,000 (RM1.7 juta) pada minggu lalu.
"Kami memilih hanya baka unta betina yang terbaik. Setiap seekor berjaya melahirkan 10 sehingga 20 ekor anak sepanjang tahun. Unta biasa hanya mampu melahirkan seekor anak pada setiap dua tahun," kata Pengarah VRC, Abdul Haq Anouassi.
Seorang pelelong tempatan, Saif Omeir al-Kutbi berkata, unta keluaran VRC menjadi rebutan banyak pihak kerana dianggap sebagai terbaik di dunia dan pernah dijual sehingga AS$2.72 juta (RM8.4 juta) seekor awal tahun ini.

fashion for girl
short dress



Saturday, October 2, 2010

PENTERJEMAHAN
Penterjemahan atau alih bahasa ialah perbuatan mentafsir makna sesuatu teks dan menerbitnya semula dalam bahasa yang lain. Tujuan penterjemahan adalah untuk menghasilkan satu karya terjemahan (teks sasaran) yang membawa makna yang sama dengan sesuatu karya bahasa asing (teks sumber). Penterjemahan merupakan satu aktiviti yang penting untuk menyebarkan ilmu pengetahuan kerana ia membolehkan masyarakat menikmati ilmu pengetahuan daripada budaya asing.
Biasanya, terjemahan merupakan pekerjaan manusia, tetapi selaras dengan perkembangan teknologi, penterjemahan sudah boleh dibantu dengan mesin, iaitu penterjemahan mesin.
Prinsip penterjemahan
Penerjemahan merupakan satu pekerjaan yang memerlukan kesungguhan. Ini adalah kerana penerjemahan yang tidak bersungguh-sungguh akan menimbulkan kekeliruan pembaca dan lebih-lebih lagi menimbulkan salah faham pembaca terhadap maksud pengarang teks sumber. Oleh itu, penerjemahan seharusnya dilakukan dengan berpandu kepada prinsip-prinsip yang tertentu.
Tidak mengubah maksud pengarang teks asal.
Prinsip ini adalah jelas untuk para penterjamah. Tetapi, pada praktikalnya para penterjemah sebenarnya sukar untuk mengelakkan diri untuk mengubah maksud pengarang secara 100% kerana faktor perbezaan budaya dan bahasa. Tetapi, ini tidak bermaksud penterjemah diizinkan mengubah maksud pengarang teks asal dengan segaja.
Menghasilkan terjemahan yang mudah difahami pembaca.
Pentejemahan merupakan sebahagian daripada komunikasi. Oleh itu, sesuatu terjemahan sebaik-baiknya mudah difahami supaya tujuan komunikasi antara pembaca dengan pengarang asal dapat dicapai.
Menghormati tatabahasa penerima.
Dalam proses menterjemahkan, tatabahasa bahasa penerima harus dihormati. Ini bermaksud tatabahasa asing tidak seharusnya dipaksakan ke dalam teks terjemahan.
Menterjemah Makna Bahasa bukan menterjemah bentuk bahasa.
Dalam proses penterjemahan, makna harus diberi fokus. Penterjemah tidak seharusnya berusaha mengekalkan bentuk bahasa teks asal sehingga menghasilkan terjemahan yang berbelit-belit dan sukar difahami.
Maka kesimpulannya, berpandukan kepada prinsip-prinsip ini, seorang penterjemah diharapkan dapat menghasilkan satu karya yang boleh dipercayai sebagai satu karya terjemahan, dan karya ini adalah sebuah karya yang boleh difahami serta selesa untuk dibaca.
Proses terjemahan
Secara umumnya, terjemahan bermaksud untuk menerjemahkan makna, teks sumber dan bukannya menerjemahkan bentuk bahasa teks sumber ke dalam bahasa sasaran. Maka penerjemahan seharusnya fokus kepada makna. Daripada itu, penerjemahan dimulakan dengan pentafsiran makna dan diakhiri dengan pengalihan makna ini ke dalam bahasa sasaran. Secara terperinci lagi, proses penerjemahan akan melalui peringkat seperti berikut:
[sunting]Menterjemahkan kata
Kata-kata teks sumber harus ditafsir menurut konteks ayat. Ini adalah kata-kata dalam sesuatu bahasa mungkin mempunyai lebih daripada satu makna(polisemi). Selepas sudah mengenal pasti makna kata-kata teks sumber, maka penterjemah harus mencari kata bahasa sasaran yang sepadan dengan makna kata itu. Kata yang dicarikan itu seharusnya mempunyai makna yang terdekat dengan istilah yang diterjemahkan.
Satu masalah umum yang sentiasa dihadapai oleh penterjemah ialah tiada kata-kata bahasa sasaran yang sepadan dengan bahasa sumber. Keadaan ini akan timbul apabila sesuatu konsep itu tidak pernah ada dalam budaya bahasa sasaran. Maka, masalah ini harus diselesaikan melalu cara di bawah:
Memadankan perkataan bahasa sumber dengan serangkai kata bahasa sasaran.
Memadankan perkataan bahasa sumber dengan perkataan ciptaan penterjemah.
Mengambil terus perkataan bahasa sumber ke dalam teks terjemahan dengan mengubahsuai sebutan/ejaannya menurut ciri-ciri fonologi bahasa sasaran.
Menterjemahkan ungkapan
Dalam menafsir makna teks sumber, penterjemah juga harus mentafsir makna pada peringkat ungkapan, yakni peringkat frasa. Ini bermaksud penterjemah akan menerjemah satu frasa demi satu frasa. Ini adalah kerana ungkapan ini mungkin akan membawa maksud kiasan dan dengan itu kita tidak boleh menafsir makna ungkapan berkenaan berdasarkan makna kata-kata yang membentuknya. Contohnya, ungkapan "panjang tangan" tidak boleh diterjemahkan sebegai "long handed", kerana dalam bahasa Melayu "panjang tangan" membawa makna kiasan "suka mencuri".
Menterjemahkan ayat
Dalam menterjemahkan ayat, unsur makna dalam ayat teks asal boleh dipindahkan ke dalam sebuah ayat bahasa sasaran, ataupun ke dalam beberapa ayat bahasa sasaran. Ini bermaksud satu ayat daripada teks asal tidak semestinya dipadankan dengan satu ayat teks sasaran; tetapi boleh dipadankan dengan beberapa ayat teks sasaran.
Tindakan satu kepada banyak dalam penerjemahan adalah supaya ayat yang dihasilkan daripada penerjemahan tidak terlalu panjang dan bertele-tele sehingga menyusahkan pemahaman para pembaca. Dalam keadaan tertentu, ayat dalam teks asal mungkin terlalu panjang dan sekiranya diterjemahan terus ke dalam satu ayat akan menghasilkan kesan yang buruk.
Contohnya:
The content of school textbooks is often the issue of debate, as their target audience is young people, and the term "whitewashing" is the one commonly used to refer to selective removal of critical or damaging evidence or comment. (Bahasa Inggeris, satu ayat)
diterjemahkan sebagai:
Penapisan isi kandungan buku teks sekolah adalah satu isu pendebatan. Ini adalah kerana sasaran pembaca bagi buku teks ialah orang muda. Dalam pendebatan ini, perihal memindahkan dalil-dalil yang membahaya sentiasanya dikaitkan dengan konsep "penyucian".(Bahasa Melayu, 3 ayat)
Menterjemahkan wacana
Pada tanggapan umum, penterjemah wacana adalah himpunan daripada tindakan menterjemah perkataan, menterjemah ungkapan dan juga menterjemah ayat. Bagi penterjemahan yang baik, wacana seharusnya dijadikan fokus utama dalam penterjemahan. Penterjemahan wacana boleh dikaitkan dengan konsep "tiruan".
WEB BERKAITAN:http://ms.wikipedia.org/wiki/Penterjemahan

Related Posts with Thumbnails